Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan

CARA KERJA KONDOM SWING ARM

Mau bikin tampilan swing arm Kawasaki Ninja 250 atau Yamaha V-Ixion atau Honda Supra x 125 makin kekar? Gampang. Tak perlu adopsi peranti limbah moge.“Biayanya lebih murah, lo!” kata Wahyu Dwiananto, staff bengkel Sportisi Motorsport (SM) yang juga diamini Rudi Gunawan dari rumah modifikasi Berkat Motor (BM).Caranya, pasang aja aksesoris motor berupa hugger lengan ayun atau biasa disebut kondom pada perangkat suspensi tersebut.

Huggernya berbahan fiberglass dan dilengkapi rear hugger alias sepatbor kolong untuk Kawak 250. Tertarik? Datang saja ke Jl. Cempaka Putih No.112 D, Jakpus dan jangan lupa bawa ‘mahar’ Rp 900 ribu - Rp 1,2 juta. Cara pasangnya gampang dan bisa dikerjakan sendiri. Tapi kalo ogah repot, bisa minta dipasangin di bengkel SM sekalian.
Kondom lengan ayun Yamaha V-Ixion made in Rudi Gunawan juga dari fiberglass. Menariknya, perangkat yang dibanderoli Rp 700 ribu untuk warna silver dan karbon Rp 1,2 juta dibentuk sesuai menyerupai swing arm bawaan Suzuki GSX600.

“Pastinya tampilan V-Ixion jadi terdongkrak dengan pasang kondom swing arm,” ucap pria yang juga memproduksi part yang sama namun buat diaplikasi pada Kawasaki Ninja 250.Buat memasangnya, juga gak terlalu merepotkan. Buat tahap awal, pria berbadan kekar ini membuka 2 baut pengunci tutup rantai dengan menggunakan kunci T-10. Terus, pasang cover hugger tersebut di bagian swing arm. Setelah part itu disesuaikan, pasang lagi tutup rantai seperti semula. Lalu kancingkan baut peranti tersebut.

SWING ARM CUMA SEBELAH, APAKAH SAMA DENGAN BEKAS GIGITAN BEBEK ?

Swing arm kok cuma sebelah..? Mau dikeluhkan..?
Urusan kekhawatiran konsumen memang sukses bikin pabrikan kebakaran jenggot. Namun seberapa jauh konsumen dapat merasa khawatir..? Atau malah sebaliknya, seberapa jauh konsumen dapat membuat pabrikan merasa khawatir..?

Mengapa adanya “bekas gigitan bebek” pada rangka motor batangan itu bisa membuat konsumen cemas, sedangkan adanya konstruksi rangka motor merk lainnya yang lebih superior kastanya tidak dipermasalahkan..?
Swing arm cuma sebelah, dipermasalahkan gak..?
Coba tuh lihat gambar di atas yang mana merupakan wangsit dari Mbah Dukun Satar yang nelpon ane semalam untuk membahas menggosip urusan cowak mencowak hingga ngomporin ane untuk segera naik kelas ke sebuah motor buatan Italia yang terkemuka…xixixixi.

Hmmm..rupanya pada segmen yang beda kelas, konsumennya disinyalir lebih percaya kepada pabrikannya. Tentu saja karena nama besar sang pabrikan dan keampuhan R&D nya. Ndak mungkin tho bikin sesuatu kalau ndak ada hitungan dan uji kualitasnya. Ini material kelas tinggi oom, kelas alloy billet 7175..masa mau dibikin cowak.
Untuk kasus motor yang digerogoti bebek itu, butuh biaya besar lhooo untuk me-recall sekian ribu motor yang sudah ada di tangan konsumen, letak kesalahan ada pada frame pula. Apalagi anehnya, pihak pabrikan baru sadar adanya gerogotan bebek ini pada produksi ke sekian ratus.hihihi..Pastinya daripada repot-repot recall motor dan image pabrikannya tercoreng, lebih baik lakukan klarifikasi tertutup dan biarkan saja bekas gerogotan itu apa adanya.
Kaya gini mau di kasih watermark juga..xixixi
Lagipula untuk motor sekelas pabrikan Italia tersebut ndak mungkin ada bebek nakal yang bisa masuk ke dalam pabriknya dan menggigiti rangkanya sampai cowak…xixixixi.

Lalu..kalaupun ada konsumen pabrikan Italia yang super kritis, apakah ia akan menuliskan kekhawatirannya terhadap struktur swing arm yang cuma sebelah itu..? Lantas pihak pabrikan akan segera membuat pertemuan tertutup dengan harapan si konsumen tersebut akan mengabari kawan-kawannya, dan wooosh..masalah beres..? Hehehe…wake up man..  Ini beda kasta, beda kelas..Mau ngelawan R&D sekelas itu..? bisa diketawai ente..hihihi..ini bukan seperti material motor massal sebelah yang pasti lebih inferior itu laagh..

Tapi..ow..okey lah..bagus kalau sudah klarifikasi, artinya konsumen jadi tenang. Sekarang tinggal monitoring aja apakah tipe motor tersebut akan di-update pada edisi berikutnya..? Seperti sebuah motor India dengan kode UG-1, UG-2 dan UG berikutnya..apakah pada edisi berikutnya, pabrikan tersebut akan merazia pabriknya untuk memberantas bebek-bebek nakal yang doyan menggerogoti rangka, sehingga cowakan akan hilang..? 

Atau malah membiarkan adanya bekas gerogotan bebek tersebut agar konsumen tak curiga..? Atau menunggu sampai adanya kasus bekas gerogotan mencelakakan pengendaranya..?

(sumber : http://bennythegreat.wordpress.com/)

PERBEDAAN MOTOR KOPLING OTOMATIS DAN KOPLING MANUAL

Berikut perbedaan motor gigi biasa dengan motor kopling gigi yang saya kutip dari, yahoo answers ID. Sebenarnya motor gigi non-kopling yang biasa diaplikasikan di motor bebek itu juga ada koplingnya tapi, otomatis nah sedangkan motor sport itu koplingnya distang kiri, jadinya disebut kopling manual. 

Cara kerja motor gigi kopling otomatis adalah ketika perpindahan gigi, itu gigi bisa langsung pindah karna adanya kopling ganda, sehingga begitu tuas perseneling diinjak, kopling ganda langsung menekan kampas kopling ke gear box.

Sementara kalo motor gigi kopling manual, dikatakan manual karna tidak adanya kopling ganda seperti motor gigi kopling automatic, Jadi kalo mau pindah gigi harus menekan tuas kopling yang ada disetang kiri, agar kampas kopling menekan gearbox.
So.. Fungsi kopling ganda digantikan dengan kita yang harus menekan tuas di setang kiri. “Wah jadi repot dong, kudu harus menekan tuas kopling, kalo pake motor kopling manual?” Hmm, saya pikir kalo udah biasa pakai motor kopling, pasti gak bakalan repot deh.. malah enak, dan akan rada canggung kalo naikm motor gigi kopling otomatis.

Dan ada lagi, kelebihan dari kopling manual, tenaga yang tersalur lebih besar karna gesekannya berkurang karna tidak memakai kopling ganda, makanya balapan motor banyak yang memakai kopling manual.. Jadi intinya motor dengan kopling manual itu tenaganya lebih besar dari yang otomatis.

Jadi, tinggal anda memilih mau beli motor yang kopling manual atau otomatis seperti punya saya (karna motor yang kopling manual harganya mahal) atau bahkan anda akan beli motor matic ?

HONDA SUPRA X 125 PGM-FI VS SUZUKI NEW SHOGUN 125 HYPER INJECTION FI

Honda Supra X 125 dan Suzuki New Shogun 125 head on di pasar bebek 125. Keduanya ditopang teknologi canggih, yakni PGM-FI (Honda) dan Hyper Injection FI (Suzuki). Kebetulan Anda tertarik dengan bebek-bebek itu, barangkali hasil tes yang komplit ini bisa memberi pilihan.

Mau mulai dari mana? Mari kita start dari performa. Di soal tenaga, Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI punya tenaga maksimum 10,19 dk yang dicapai pada 8.500 rpm. Sementara Honda Supra X 125 PGM-FI hanya 9,67 dk pada 7.500 rpm, namun bisa melejit lebih dulu lantaran didukung torsinya yang 0,99 kgf.m diraih pada 5.000 rpm. Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI kalah cepat lantaran torsinya lebih besar 1,02 kgm.f didapat pada 5.500 rpm.

Sekarang kita rasakan handlingnya. Ini sedikit sulit karena keduanya mempunyai karakter yang hampir sama disebabkan jarak sumbu rodanya beda 24 mm. Bila Honda Supra X 125 PGM-FI punya rentang 1.242 mm, Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI 1.220 mm.

Untuk manuver di tikungan, keduanya terasa sama-sama mantap. Begitu juga meliuk-liuk di kepadatan lalulintas sangat lincah dan melewati jalan bergelombang, laju motor tetap mantap. Kenikmatan ini dibantu pemakaian suspensi berdaya redam baik.

Bagaimana dengan sistem penghenti laju? Baik Honda Supra X 125 PGM-FI maupun Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI dilengkapi sistem disc brake pada roda belakang. Hanya, buat pengendara Honda Supra X 125 PGM-FI, ketika dilakukan pengereman keras, jaga badan untuk tidak terdorong ke depan. Penyebabnya, kulit jok yang licin.
Soal jok mungkin belum jadi perhitungan sekali. Mari kita beralih ke fitur paling menonjol, karena dari sisi desain, keduanya menganut aliran yang sama, berkesan futuristik dan sporty abis. Kesamaan lain, pada sistem kinerja injeksi bertuliskan FI di spidometer dan dilengkapi key shutter lock sehingga motor aman dari tangan jahil. Bahkan mesin Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI tak akan hidup saat di starter maupun diengkol tanpa dibarengi menarik tuas rem.

Lantas dari konsumsi bahan bakar, siapa paling irit? Maaf, barangkali dengan dijelaskan keunggulan sistem injeksi pada Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI dan Honda Supra X 125 PGM-FI, Anda bisa mereka-reka sendiri. Seperti sudah dijelaskan, keduanya diperkuat sistem injeksi, mungkin Anda penasaran kepanjangan dari PGM pada Honda, yakni Programmed Fuel Injection.

Jadi, cara kerja injeksi pada Honda Supra X 125 PGM-FI menganut indirect injection, artinya diatur oleh Engine Control Module (ECM), sehingga menghasilkan pengkabutan bahan bakar (di luar ruang bakar) dan pembakaran sempurna.

Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI pun begitu, hanya pompa injector dan regulator tidak terpasang di dalam tangki (seperti Honda Supra X 125 PGM-FI), tapi terpasang bersama nosel injector yang tersusun jadi satu dengan throttle body dan mengarah ke lubang intake. Konon, sistem ini lebih baik karena aliran bahan bakar yang diinjeksi tidak banyak tekanan, dibanding harus melewati slang sebelum ke injector. Sehingga mesin motor sulit hidup akibat slang terjepit atau banyak kerak kotoran lebih mudah diatasi.

Selain itu, pada Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI didukung Throttle Position System (TPS) dan Intake Air Presure Sensor (IAPS) yang berhubungan langsung dengan ECM. Sekalipun begitu, baik Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI maupun Supra masih sama-sama doyon bensin tanpa timbel alias premium TT.


DATA AKSELERASI (DETIK)
Akselerasi Honda Supra X 125 PGM-FI  -  Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI
0 – 60 km/jam     5,88   -  7,06
0 – 80 km/jam    12,63  -  14,07
0 – 100 meter     8,01    -  8,65
0 – 201 meter     12,72  -  13,01

Top-speed Honda Supra X 125 PGM-FI : 115 km/jam
Top-speed Suzuki New Shogun 125 Hyper Injection FI : 110 km/jam 

SPG HONDA NAN CANTIK-CANTIK





KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MENGGUNAKAN MONOSHOCK

 
Mengganti perangkat suspensi motor dari twin shock alias shockbreaker kembar menjadi monoshock alias shockbreaker tunggal kini telah menjadi tren dimana-mana. Selain lebih bergaya — karena sistem suspensi mono biasanya digunakan oleh motor balap baik di sirkuit maupun di laga crosstrack – juga menjadi berkendara lebih mantap.

“Sebab dengan monoshock, maka saat motor bermanuver tumpuan beban hanya pada satu titik sehingga motor lebih stabil".Sebaliknya, bila motor menggunakan shockbreaker ganda maka tumpuan beban yang semestinya di bagi sama besar di kedua shock hanya disangga oleh satu shock saat motor menikung dan meliuk-liuk. Akibatnya, motor tidak stabil kala pengendara melakukan manuver.

Hasilnya, selain tidak stabil motor juga kurang lincah diajak bermanuver. Namun, monoshock ternyata juga memiliki beberapa kekurangan. “Plus minus ini harus diperhatikan, sehingga pengguna motor bisa secara bijaksana berkendara dengan baik dan aman.”

Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan monoshock? Apa yang seharusnya dilakukan oleh pemilik motor? Bagaimana cara untuk modifikasi motor yang sebelumnya menggunakan twin shock ke monoshock?
Berikut tips untuk Anda :
A. KELEBIHAN
Ada beberapa kelebihan yang dimiliki peranti suspensi monoshock di antaranya :
  1. Lebih Lembut
    Menurut Opan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa bila para pengguna sepeda motor yang bersuspensi monoshock menggunakan peranti itu secara benar, maka efek yang ditoimbulkan peranti itu jauh lebih nyaman ketimbang twin shock. Ayunan dan respon pegas lebih lembut kala pengendara melibas tanjakan atau jalan berlubang.

    Namun, satu hal yang perlu dicatat penggunaannya juga harus sesuai dengan saran atau rekomendasi pabrikan. Misalnya, beban yang diangkut tidak melebihi yang ditetapkan.

    “Setiap motor pasti ada aturan beban maksimalnya, misalnya bobot motor hanya 95 kilogram maka jangan mengangkut beban lebih dari itu,” 
  2. Lebih bergaya
    Peranti monoshock umumnya digunakan oleh motor sport yang biasadigunakan di laga balap. Sehingga, motor yang menggunakan peranti itu juga akan memancarkan aura sporty.

    Terlebih,dari sisi tampilan lebih ringkas, praktis dan minimalis. “Tampilan seperti itulah yang mekmbuat orang gandrung ke peranti itu,”
  3. Performa lebih stabil
    Monoshock sangat menunjang kestabilan motor di saat pengendara bermanuver di tikungan, jalan yang berkelok tajam, berlubang atau bergelombang dalam kecepatan sedang atau bahkan tinggi.

    Kestabilan itu tercipta karena beban yang harus didistribusikan oleh motor kala beraksi di berbagai lintasan tersebut disangga oleh satu titik yang sejak awal memang dipersiapkan mampu menahan beban berat. Melalui monoshock beban motor dipusatkan di tengah lengan ayun.

    Hal itu berbeda dengan twin shock, karena sedari awal dirancang untuk membagi beban ke kedua titik yaitu di masing-masing shockbreaker. “Sehingga, di saat menikung atau bermanuver beban yang disangga shockbreaker berbed. Itulah yang menyebabkan ketidakstabilan,” jelas Opan.
B. KEKURANGAN
Selain memaparkan kelebihan yang dimiliki monoshock, beberapa kekurangan peranti tersebut. Beberapa kekurangan peranti itu antara lain :
  1. Tidak cocok untuk mengangkut beban berat
    Karena titik tumpuan shockbreaker jenis ini hanya pada satu tempat maka upayakan selalu mengakut beban yang tidak melebihi standar yang ditetapkan pabrikan. Bila melebihi angka tersebut, maka komponen peranti itu akan cepat aus atau rusak.

    Bahkan, bila dipaksakan – misalnya berkendara dengan tiga orang atau lebih – maka shock kemungkinan akan ambles. Bila hal itu terjadi, maka Anda harus siap merogoh kocek dalam-dalam, karena biaya perbaikannya mahal.
  2. Umur lebih pendek
    Pada umumnya, pabrikan menetapkan masa pakai atau umur shockbreaker ini adalah 20 ribu kilometer pemakaian. Memang, bisa saja pemilik kendaraan bermotor merasa peranti suspensi itu masih oke-oke saja meski telah menempuh jarak 20 ribu kilometer.

    “Namun, mereka harus waspada. Sebab, dengan umur pakai yang telah melampui batas potensi rusak bisa terjadi kapan, sehingga perlu kewaspadaan tinggi.”

    Selain itu, para pemilik motor juga harus rajin memeriksa oli suspensi yang ada di tabung. Pasalnya, bila oli telah encer menyebabkan peranti itu tidak bisa bekerja seacar maksimal. Bila itu terjadi, maka bahaya pun mengintai.
  3. Lebih mahal
    Untuk memasang atau modifikasi dari twin shock ke monoshock diperl;ukan biaya yang tidak kecil. Dengan patokan harga komponen yang ada saat ini, untuk motor bebek kisaran biaya modifikasi Rp 1,8 – 2,5 juta.

    Selain itu, untuk modifikasi juga harus ditunjang oleh sasis motor yang kuat serta peranti suspensi bagian depan yang mumpuni. Bila tidak, justeru menimbulkan potensi kecelakaan. Sebab, bisa saja terjadi, pada saat motor melaju kencang tiba-tiba ambles. Motor pun oleng-oleng.

    Namun, bila motor memiliki sasis yang kuat serta harga komponen dan pemasangan tidak mahal, maka monoshock jauh lebih menguntungkan.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan monoshock. Semoga bermanfaat.

(sumber : http://thundersurabaya.org/)

MANFAAT MENGISI BAN DENGAN NITROGEN

Muncul berbagai persepsi mengenai penggunaan gas nitrogen pada ban kendaraan. Sebagian besar menyatakan penggunaan nitrogen membuat ban lebih empuk, malah ada yang nekat menyatakan kendaran jadi hemat bahan bakar. Padahal itu salah besar.

Udara yang kita hirup sehari-hari sebanyak 78% adalah Nitrogen. Unsur Oksigen justru kurang dari 21%. Sisanya adalah uap air, CO2 dan konsentrasi gas mulia seperti argon dan neon yang bisa kita abaikan keberadaannya.

Penggunaan Nitrogen pada ban awalnya digunakan untuk keperluan balap. Nitrogen memiliki molekul yang lebih padat. Oleh karena itu Nitrogen tidak mudah menyusup keluar dibanding udara. Oleh karena itu, jika tidak ada kebocoran, TEKANAN ban berisi Nitrogen lebih awet dibanding udara. Hal ini penting di arena balap karena perbedaan tekanan ban 0,5 PSI saja sangat berpengaruh pada performa saat melibas tikungan.

Karena lebih padat, pengisian dengan Nitrogen jauh lebih cepat dibanding dengan udara sehingga menghemat waktu. Ini penting di sebuah kompetisi balap, karena perbedaan 1/1000 detik saja mampu menentukan sebuah kemenangan.

Di arena balap Formula 1, kita kerap menyaksikan para kru membungkus ban dengan jaket penghangat ban. Tujuannya agar suhu ban sesuai dengan temperatur kerja optimalnya. Ban yang terlalu dingin membuat tapak ban menjadi keras sehingga daya cengkram berkurang.
Sebaliknya jika ban terlalu panas membuat udara dalam ban memuai dan berpotensi meledak. Nitrogen yang memiliki sifat dingin membuat suhu bagian dalam ban relatif lebih rendah meski tapak ban dalam kondisi panas. Alhasil tekanan ban lebih stabil sehingga pembalap lebih mudah 'mengenali' karakter ban tanpa terinfeksi perubahan performa akibat perubahan suhu.

Kandungan air (walaupun berbentuk uap) dalam udara merupakan sesuatu yang buruk jka berada di dalam ban. Ia mampu mengundang terjadinya korosi pada velek besi maupun aluminium. Kandungan air dalam udara juga membuat tekanan ban mudah terpengaruh akibat panas dibanding udara tanpa kandungan air.

Padahal tidak semua kompresor udara yang ada di pinggir jalan dilengkapi filter penyaring uap air.Bahkan pernah ada kasus di mana pemilik kendaraan menemui kondisi ban kendaraannya berisi air. Mungkin benda cair ini masuk saat pemompaan dengan tabung kompresor berisi air akibat proses kondensasi yang berkepanjangan.

Hal ini tak akan terjadi jika kita mengisi ban dengan Nitrogen. Karena saat mengganti pertama kali dengan Nitrogen, bengkel umumnya akan melakukan pengurasan berkali-kali sehingga akan mengurangi kandungan Oksigen yang berpotensi mengundang hadirnya uap air untuk digantikan dengan Nitrogen murni yang bersifat kering sehingga mampu mencegah timbulnya korosi.

Soal performa ban yang dikatakan menjadi lebih empuk oleh sebagian besar penggunanya? Itu hanya sugesti saja dan secara teknis tak ada kaitannya. Karena tekanan 30 PSI, tak peduli ia berisi Nitrogen, Oksigen, bahkan diisi LPG sekalipun akan tetap 30 PSI, alias tak akan menjadi lebih empuk.

Pada dasarnya kita tak akan bisa merasakan perbedaan ban yang diisi oleh udara atau dengan Nitrogen kecuali tekanan udara dalam ban jauh dari yang diijinkan. Jadi jika suatu saat Anda terpaksa mengisi ban Anda dengan angin biasa karena tak tersedianya Nitrogen, lakukan saja. Anda bisa menggantinya lagi jika menemukan bengkel yang menyediakan.

TENTANG "TIRE GUARD"

Fungsi & Manfaat TIRE GUARD :

  • Penambal otomatis dari dalam ban, sehingga melindungi ban secara maksimal dari kebocoran tertusuk paku & benda tajam di jalan.
  • Paku atau benda tajam yang tertancap pada ban dapat langsung dicabut dan lubang tertutup secara otomatis (Automatic Sealant)
  • Dapat langsung digunakan sebagai penambal ban instant, yaitu diisikan pada ban yang sebelumnya sudah kempes terkena paku, dan segera bisa langsung diisi angin kembali tanpa harus menambal atau mengganti ban baru.
  • Menjaga kelembaban di dalam ban, sehingga tidak mudah panas dan kering.
  • Dapat menghemat pengeluaran untuk menambal ban atau pembelian ban baru.
  • Melindungi pribadi pengendara dari segi keamanan dan kenyamanan, tenaga dan ketenangan pikiran.
  • Menghindarkan dari resiko kehilangan waktu di perjalanan.

Keunggulan TIRE GUARD :

  1. Produk inovasi asli Indonesia
  2. Dapat digunakan untuk semua jenis ban dalam dan ban tubeless
  3. Dapat digunakan untuk ban sepeda, motor dan mobil
  4. Cara penggunaannya mudah dan efisien (hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit saja, bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja)
  5. Kualitas terbukti dan teruji sejak 2006.
  6. Umur pemakaian yang lama di dalam ban (seumur ban atau 1-2 tahun)
  7. Tidak memiliki efek samping atau resiko kerusakan terhadap manusia & komponen roda kendaraan (ban dan velg)
  8. Harga terjangkau untuk masyarakat luas
  9.  

 

Prinsip Kerja TIRE GUARD :

TIRE GUARD selama di dalam ban akan tetap berbentuk cairan kental dan akan selalu ikut berputar di dalam sesuai putaran roda, untuk jangka waktu pemakaian sekitar 1-2 tahun, dan mampu menambal otomatis belasan lubang paku.
TIRE GUARD didesain khusus untuk menambal ban saat di perjalanan.

Ada 3 hal yang diperlukan untuk penambalan TIRE GUARD :
1. Rotasi atau putaran roda.
Sehingga kemungkinan semakin besar dan cepat formula TIRE GUARD kontak dengan lubang paku akibat adanya gaya sentrifugal dan sentripetal dari cairan formula.
2. Tekanan angin di dalam ban.
Selama pemakaian TIRE GUARD, sangat dianjurkan untuk mengisi dan menjaga tekanan angin agar selalu tinggi (minimal sama dengan tekanan yang dianjurkan oleh pabrikan ban masing-masing yang tertera di tiap ban). Karena dengan tekanan yang tinggi maka semakin kuat dan cepat saat mendorong formula TIRE GUARD menyumbat dan menambal area lubang paku.
3.Tekanan dari jalan.
Tekanan yang kuat dari jalan dan beban kendaraan, berdampak penambalan semakin kuat.
Proses penutupan lubang di ban berlangsung dalam waktu cepat dan sangat sedikit angin yang terbuang dalam proses ini. Dalam kondisi kendaraan berjalan, lubang akan tertutup sempurna dalam waktu kurang dari 3 detik saja. Sehingga kita tidak akan sadar saat ban kita tertusuk paku/benda tajam di jalan.

(sumber : http://tire-guard.com/)

ARTI KODE DAN ANGKA PADA BAN MOTOR

Pernahkah anda memperhatikan huruf dan angka yang ada di Ban motor kesayangan kita ? Tau nggak apa artinyaa ? Nih silahkan disimak. Semoga bermanfaat.
1. 90/80-17 menyatakan Ukuran Ban
Biasanya akan ditandai dengan kode dengan format seperti 2.50-17 atau 90/80-17  Lantas, apa bedanya? Begini, teori dasarnya. Contoh : 90/80-17. (biasa dibaca: "Sembilanpuluh Delapanpuluh Tujuhbelas"). Angka 90, menunjukkan lebar ban dalam satuan milimeter, dan 80 adalah persentase rasionya (persentase Tinggi ban terhadap lebarnya). Sedang angka ketiga, 17, artinya diameter pelek dalam satuan inci. Jadi, 90/80-17 punya makna; lebar tapak ban 90 mm, dengan tinggi 80% x 90 mm = 72 mm. Dan diameter ban 17 inci. Contoh lain: 3,00-17. (biasa dibaca: "Tigaratus Tujuhbelas"). Angka 3.00 menunjukkan lebar ban dalam inci, sedang 17 adalah diameter pelek dalam satuan inci.

Lalu berapa tinggi ban ukuran 3.00-17? Sebenarnya, cara membacanya sama. Angka pertama itu lebar, angka kedua rasio dan angka ketiga diameter pelek. Jadi kalau angka ke dua tidak ada, dianggap rasionya 100%. Jadi ban dengan ukuran 3.00-17, mempunyai lebar dan tinggi ban sama-sama 3 inci.

Lalu Samakah ban ukuran 90/80-17 dengan 3.50-17?
Jawabannya... : (Ingat pelajaran waktu SD, 1 inci = 25,4mm )
Lebar tapak ban 3.50-17 adalah 3,50 x 25,4 mm = 88,9mm, dan Tingginya 88,9mm juga.
Lebar tapak ban 90/80-17 adalah 90mm, Sedangkan Tingginya 80% x 90mm = 72mm
Artinya, ban 90/80-17 lebih lebar, tapi lebih tipis dikit dari pada ban 3.50-17.

2. Usia Produksi
Ditunjukkan empat angka yang terdapat di sisi ban. Misalnya, 3209 Angka tersebut menunjukkan periode produksi ban. Dua angka pertama menunjukan minggu, dua angka terakhir berarti tahun pembuatan. Jadi kalau dibaca, kode di atas berarti, ban diproduksi pada minggu ke-32 tahun 2009. Kode angka ini penting, mengingat semakin lama ban tersimpan, semakin rentan terhadap kerusakan akibat kekerasan kompon ban.
3. Arah Perputaran Ban
Ditandai dengan kode berupa anak panah. Tanda ini digunakan sebagai patokan Arah berputarnya roda harus searah dengan tanda anak panah tersebut. .

4. Petunjuk Beban Maksimum
Biasanya pada ban juga terdapat petunjuk yang menerangkan beban maksimum yang dapat ditahan oleh ban tersebut. Seperti MAX. LOAD 170kg (374 lbs) AT 260 kPa (38 psi) COLD yang artinya ban tersebut mampu menahan berat maksimal sampai 374 Lbs atau sekitar 170 Kg ( 1 Lbs = + 450 gr ) pada tekanan angin 38 psi dengan kondisi ban dingin (tidak dipakai).
5. Batas TWI
Thread Wear Indication (TWI) alias indikator batas pemakaian. Pada ban ditandai bentuk segitiga. Kode ini menunjukkan batas paling minim alur ban. Batas ketebalan alur ban yang ditunjukkan segitiga berupa tonjolan yang ada di dasar ban. Jika ketebalan pola ban sama dengan tonjolan tersebut, berarti ban minta ganti.

6. Kecepatan
Kode kecepatan adalah simbol (huruf alfabet) yang menunjukan batas maksimum kecepatan sebuah ban yang dipacu dengan membawa beban yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam standar, selama 1 (satu) jam terus menerus.

Kode Kecepatan max
Kode Kecepatan max
Kode Kecepatan max
A1
A2
A3
A4
A5
A6
A7
A8
B
C

5
10
15
20
25
30
35
40
50
60
D
E
F
G
J
K
L
M
N
P

65
70
80
90
100
110
120
130
140
150
Q
R
S
T
U
H
V
W
Y
Z

160
170
180
190
200
210
240
270
300
diatas 240


7. Simbol Lain
Selain symbol - symbol yang diatas, masih ada juga beberapa simbol, seperti :
- Tulisan Tubeless atau Tube Type.
- Simbol F atau R. Simbol F kepanjangan dari “ Front “ yang berarti ban tersebut special didesain untuk ban depan. Sedangkan R kepanjangan dari “ Rear“ yang berarti ban tersebut special didesain untuk ban belakang.
- SNI pada ban yang terdapat tanda SNI, berati ban tersebut telah terstandarisasi secara nasional untuk digunakan sesuai spesifikasi yang tertera pada ban.

(sumber : http://www.dukundigital.com/)

EFEK FILTER UDARA DICOPOT

Mohon penjelasannya untuk pertanyaan seputar Filter Udara di sepeda motor :
  1. Keuntungan apa sih yang muncul kalo filter udara di copot ?
  2. Apa betul semua jenis kaburator after market itu tidak ada yang membutuhkan filter udara (open filter) karena pada dasarnya pemasangan filter udara akan membatasi pasokan udara dalam karbu ?
  3. Apa efek negatifnya dari pencopotan filter udara selain perawatan / servis berkala harus lebih sering dilakukan ?
    Jawaban :
    1. Keuntungannya tarikan motor lebih responsif, ada juga yang mengklaim tenaga horse power meningkat.
    2. Kalau motornya untuk pemakaian sehari-hari harus disertakan pemakaian filter udara open air maupun yang tertutup dikarenakan iklim di indonesia bisa berubah-ubah, kadang panas terik dimana banyak debu yang akan terhisap ke silinder yang menyebabkan baret-baret pada dinding silinder. Kadang hujan deras dimana air hujan akan masuk kedalam karburator yang menyebabkan campuran bensinnya terkontaminasi oleh air hujan menyebabkan tidak bisa terbakarnya campuran tadi, ujung-ujungnya mogok. Kalau motor dipakai untuk balap tentu akan menyebabkan kekurangan pasokan udara kalau memakai filter udara.
    3. Efek negatifnya bisa dikaitkan dari jawaban no. 2.

    FOTO-FOTO HONDA SUPRA X 125 HELM IN

     
     
     
     
     
     
     

     
     

    (sumber : http://www.dapurpacu.com/)

    FIRST RIDE HONDA SUPRA X 125 HELM IN, IMPRESI SERUPA HONDA SUPRA X 125

    Honda New Supra X 125 Helm In hadir sebagai varian pendamping Supra X 125. Berangkat dari platform yang sama dengan Supra X 125 versi standar dan memiliki banyak perbedaan, tapi uniknya impresi berkendaranya tak jauh beda. Simak terus!

    Desain Lebih Elegan
    Secara desain silahkan lihat sendiri. Sangat berbeda meski masih tercium nuansa Supra X 125. Cuma yang ini nampak lebih elegan. Hampir semua bagian bodinya dibuat tanpa garis-garis tajam

    “Buat yang suka tampilan sporty bisa memilih Supra X 125 yang lama, tapi yang suka elegan dan membutuhkan utilitas lebih, bisa pilih Supra X 125 Helm In,” ungkap Johanes Loman, Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM).

    Asiknya, sorot lampu senja dan lampu belakangnya dibuat membentuk huruf X. makin mantab, lampu belakang dan rem dipersenjatai dengan LED. Knalpotnya pun lebih manis berkat cover berlapis kroom.

    Fitur Ditambah dan Dikurangi
    Bicara fitur, utility box atau bagasi bervolume 19,5 liter jadi andalan. Bahkan nama varian baru Supra X 125 ini pun sampai diembel-embeli "helm-in", untuk menegaskan kalau ruang bagasinya luas.

    Sebuah helm full face bisa masuk, bahkan sisi bagian sampingnya masih terlihat sedikit longgar untuk meletakan bawaan lainnya seperti sarung tangan. Makin memudahkan, untuk membuka jok cukup dilakukan dari rumah kunci kontak. 
    Cara pengoperasiannya juga lebih mudah, tinggal putar ke kanan dari posisi kontak off lalu tekan, maka secara otomatis jok akan langsung terbuka. Selain boks bagasi ekstra luas, di bawah jok juga ada tanki bensin dengan ukuran besar. Mencapai 5,6 liter, jauh lebih besar dari bebek kebanyakan yang umumnya hanya 4 liter.

    Meski ditambah fitur fungsional, rasanya ada beberapa fitur yang ada pada Supra X 125 lama yang ditanggalkan. Salah satunya adalah speedometer digital. Sekarang, semua tampilan indikator di panel speedometer berubah jadi analog.

    Odometer dan fuelmeter-nya tampil biasa layaknya Honda Absolute Revo. Bahkan mekanisme sensor speedometer kembali menggunakan kabel di roda depan. Sedang Supra X 125 versi sebelumnya sudah menggunakan sensor digital di final gear bagian depan.  

    Handling dan Performa
    Duduk di atas joknya langsung terasa alas pantat di Supra X 125 Helm In jauh lebih lebar dari Supra X 125. Alhasil paha harus sedikit dibuka, tapi untungnya Honda merancang jok dengan posisi lebih rendah. Kaki jadi tetap mudah menapak ke aspal meski oleh pengendara dengan tinggi badan hanya 160 cm.

    Sedang setang dan footstep-nya dirancang membuat nyaman sang pengendara. Posisi badan dipastikan akan tetap tegak dan tidak mudah lelah. Enggak cuma duduk di atas motor dong, ayo putar kunci kontaknya. Sesaat mesin menyala, suara knalpot maupun mesinnya cukup halus, sehalus Supra X 125.

    Masuk gigi satu, lalu putar gas. Impresi awalnya sama seperti Supra X 125, akselerasinya tak terlalu agresif. Mesin ini punya beberapa pembenahan ketimbang varian Supra X 125. Seperti pada as rocker arm yang kini sudah dilengkapi dengan bearing. Selain itu sistem pelumasan di kepala silinder juga dibenahi.
    Dari data spesifikasi yang dikeluarkan PT AHM, tenaga Supra X 125 Helm In sedikit lebih besar dengan 9,6 PS di 7.500 rpm, sedang Supra X 125 versi sebelumnya hanya 9,3 PS di putaran mesin yang sama.

    Sayangnya, lintasan test ride yang disediakan PT AHM tidak terlalu luas, kecepatan maksimal di pelataran parkir Kolam Renang Gelora Bung Karno Senayan hanya bisa dipacu hingga 70 km/jam.

    Meski tak terlalu cepat tapi cukup untuk merasakan perpindahan gigi Supra X 125 Helm In ini yang jauh lebih lembut, tidak menyentak atau keras seperti Supra X 125. Mungkin ini adalah efek dari pegas tambahan di perangkat kopling Supra X 125 Helm In.

    Handlingya pun tetap nyaman, awalnya sempat terfikir apakah dengan kondisi bahan bakar penuh hingga 5,6 liter dan tanki terletak di rangka bagian belakang akan mengganggu keseimbangan. Nyatanya tidak ada masalah, PT AHM menyediakan 5 model tikungan, dari tikungan L hingga parabolik dan chicane. Kesemuanya bisa dilalui dengan stabil.

    Tapi, rem depannya terasa kurang pakem dan terlalu dalam. Entah karena masih benar-benar baru, atau karena aplikasi kaliper satu piston dari sebelumnya yang dua piston. Bentuk disk brake depan hingga sokbraker depannya pun lebih mirip Honda Absolute Revo ketimbang Supra X 125.
    Harga Sama Seperti Supra X 125
    Kehadiran Supra X 125 Helm In ini bukan menggantikan varian Supra X 125 yang sudah lebih dulu keluar. “Supra X 125 Helm In melengkapi line up model yang sudah ada,” jelas Johanes Loman.

    Untuk harga, Supra X 125 Helm In ini dijual sama mahalnya dengan Supra X 125 tipe CW yaitu Rp 15,6 juta (on the road Jakarta).


    Spesifikasi
    Panjang X lebar X tinggi : 1.932 x 711 x 1.092 mm
    Jarak Sumbu Roda : 1.258 mm
    Jarak terendah ke tanah : 135 mm
    Berat kosong : 107 kg
    Tipe rangka : Tulang punggung
    Tipe suspensi depan : Teleskopik
    Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker ganda
    Ukuran ban depan : 70/90 - 17 M/C 38P
    Ukuran ban belakang : 80/90 - 17 M/C 44P
    Rem depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
    Rem belakang : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
    Kapasitas tangki bahan bakar : 5.6 liter
    Tipe mesin : 4 langkah SOHC
    Diameter x langkah : 52.4 x 57.9 mm
    Volume langkah : 124.8 cc
    Perbandingan Kompresi : 9.3:1
    Daya Maksimum : 9.6 PS / 7.500 rpm
    Torsi Maksimum : 1.08 kgf.m / 5.500 rpm
    Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0.7 liter pada penggantian periodik
    Kopling Otomatis : Ganda, otomatis, sentrifugal, tipe basah
    Gigi Transmsi : 4 kecepatan rotari / bertautan tetap
    Pola Pengoperan Gigi : N-1-2-3-4-N (rotari)
    Starter : Pedal dan elektrik
    Aki : MF 12 V - 3.0 Ah
    Busi : ND U20EPR9, NGK CPR6EA-9
    Sistem Pengapian : DC-CDI, Battery


    Penulis : Tim motoplus-online.com | Teks Editor : Nurfil | Foto : F Yosi 

    TRIK HONDA BIKIN LUAS BAGASI HONDA SUPRA X 125 HELM IN

    Selain merancang rangka khusus, kuncian menciptakan ruang luas pada utility box Honda Supra X 125 Helm In adalah dengan menyiasati tata letak komponen. Artinya, ada beberapa part yang dipindah agar ruang di bawah jok lebih lega.

    Yang pasti, Honda sudah menyiapkan rangka baru dengan bentuk rangka belakang lebih lebar. Tujuannya tentu agar helm full face yang ukurannya lebar bisa masuk ke dalamnya.

    Sedang aki yang biasanya berada di bawah jok atau menyatu dengan utility box seperti pada Supra X 125 harus dipindahkan. "Aki dipindahkan ke samping karburator," buka Endro Sutarno dari Technical Service Training Development, PT Astra Honda Motor (AHM).
    "Kami sudah melakukan penelitian, posisi ini tetap aman meski dekat dengan karburator. Juga aman dari cipratan air dari roda depan," jelas Katsuya Abe, Assistant Chief Engineer, Honda R&D Southeast Asia, Indonesia.

    Posisi baru aki ini menempati posisi air filter pada Supra X 125 sebelumnya. Jadi jangan heran kalau posisi air filter juga ikut berubah.

    Penyaring udara ini kini terletak di balik cover bodi depan atau tepatnya di balik lampu senja dan lampu sein. Dari atas, ada belalai yang turun ke moncong karburator.
    Langkah ini sebenarnya sama seperti yang dilakukan Honda pada skubek Spacy Helm In. Bagasi luas diperoleh dengan memindahkan aki ke balik cover bodi bagian depan. Dan menggeser posisi air filter yang ada di bawah jok ke atas cover CVT.

    Semua pengembangan Honda Supra X 125 Helm In ini ternyata dikembangkan di Jepang, mulai dari desain hingga semua spesifikasi tekniknya. Tapi tetap dibuat berdasarkan data dan fakta tentang selera dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
    Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Popo 

    ALASAN HONDA PERBESAR BAGASI HONDA SUPRA X 125 HELM IN

    Demam sepeda motor berbagasi besar sebenarnya jauh lebih dahulu. Tapi bagasi besar yang muat helm full face pada bebek bisa dipastikan baru ada di Indonesia.

    Hampir semua skubek di Jepang sudah punya bagasi besar yang mampu menyimpan helm di dalamnya. Di Indonesia, skubek Honda berbagasi besar dimulai dengan Spacy Helm In.

    Tapi pada bebek, diawali oleh Honda Supra X 125 Helm In. "Fitur helm in pada bebek adalah yang pertama di dunia. Bahkan bagasinya lebih besar dari skubek Spacy helm in," buka Yusuke Hori, President Director PT Astra Honda Motor (AHM).

    Volume-nya mencapai 19,5 liter sehingga mampu menyimpan helm full face di bawah joknya. Sedang bagasi Spacy Helm In hanya 18 liter saja.

    Ternyata langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Hasil riset PT AHM, kebiasaan pengguna bebek membawa barang bawaan sangat tinggi. Bahkan lebih tinggi dari pemakai skubek.

    "Hasil study kami, 33 persen pengguna sepeda motor jenis bebek suka bawa barang," terang Johanes Loman, Executive Vice President Director PT AHM.
    Sedang pengguna skubek hanya 29 persen yang gemar bawa barang. Pemakai sepeda motor tipe sport lebih sedikit lagi, yaitu cuma 17 persen saja.

    Persentase ini cukup dijadikan alasan bagi PT AHM untuk menciptakan model bebek baru dengan fitur bagasi yang lebih luas.

    Selain itu, beberapa pembaruan seperti desain yang lebih elegan, kapasitas tanki bahan bakar yang lebih besar hingga 5,6 liter, aplikasi automatic headlamp on dan kunci jok yang menyatu dengan kunci kontak menjadi nilai lebih.

    Apalagi harga jualnya tetap sama dengan varian Supra X 125 versi terdahulu yang dilepas Rp 15,6 jutaan.

    Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Popo  

    SEKALI ISI FULL TANKI, HONDA SUPRA X 125 HELM IN BISA TEMPUH 287,168 KM !

    Kapasitas tanki bahan bakar Honda Supra X 125 Helm In ekstra besar, mencapai 5,6 liter. Bandingkan dengan bebek kebanyakan yang hanya 4 liter saja.

    Tentunya hal ini berpengaruh pada daya jelajahnya. PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim konsumsi bahan bakar Honda mampu mencapai 51,28 kilometer.

    Dengan kapasitas tanki yang mencapai 5,6 liter, artinya bebek baru Honda ini mampu menempuh jarak 287,168 kilometer hanya dengan sekali isi full tanki.
    Kalau rata-rata sehari menempuh jarak 24,5 kilometer, maka bisa dihabiskan dalam waktu 11 hari. Wah, bisa lupa kapan terakhir isi bensin nih!

    Selain tankinya yang lebih besar, volume bagasi New Supra X 125 Helm In juga sangat besar. Volumennya mencapai 19,5 liter sehingga mampu menyimpan helm full face di bawah joknya.

    Asiknya, varian baru ini tidak menggantikan Honda Supra X 125 yang lama. Tapi harganya tetap dijual sama seperti varian sebelumnya yaitu Rp 15,6 juta (on the road Jakarta).

    Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Popo

    (NEW) HONDA SUPRA X 125 HELM IN RESMI DILUNCURKAN

    PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan varian bebek terbaru Honda Supra X 125 Helm In (14/9/2011).

    Berangkat dari platform yang sama dengan Honda Supra X 125 versi sebelumnya, varian baru ini punya banyak keunggulan. Yang pasti adalah, desainnya benar-benar baru.

    Selain itu, keunggulan lainnya adalah kapasitas bagasi yang jauh lebih luas dari bebek pada umumnya. Memiliki volume 19,5 liter, bagasi bebek baru Honda ini mampu memuat helm full face!
    "Fitur helm in pada bebek adalah yang pertama di dunia. Bahkan bagasinya lebih besar dari skubek Spacy helm in," buka Yusuke Hori, President Director PT AHM.

    Kapasitas tanki bahan bakarnya juga ekstra besar. Mencapai 5,6 liter! Dipastikan bakal jarang mampir ke POM bensin nih! Oiya, fitur andalan lainnya, New Honda Supra X125 Helm In ini sudah mengusung teknologi Automatic Headlamp On (AHO).

    Asiknya, varian baru ini tidak menggantikan Honda Supra X 125 yang lama. Tapi harganya tetap dijual sama seperti varian sebelumnya yaitu Rp 15,6 juta (on the road Jakarta).

    Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Popo  

    DESAIN AWAL HONDA SUPRA X 125 HELM IN, MEMANG BEBEK ELEGAN !

    Honda Supra X 125 Helm In sudah diluncurkan hari Rabu lalu (14/9/2011). Dan Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menelurkan varian ini setelah sebelumnya dikembangkan oleh para insinyur Honda di Jepang.

    Tentunya pengembangan model baru Honda Supra X 125 Helm In mendapatkan masukan sepenuhnya dari pusat R&D Honda di Indonesia. Salah satunya adalah menemukan insight konsumen tanah air yang ternyata cukup tertarik dengan kemudahan membawa barang tanpa mengesampingkan desain yang menarik.
    Data yang dikumpulkan oleh Honda, menyebutkan bahwa 33 persen pengguna sepeda motor bebek di Indonesia memiliki kecenderungan untuk membawa barang bawaan saat berkendara.

    "Hasil study kami, 33 persen pengguna sepeda motor jenis bebek suka bawa barang," terang Johanes Loman, Executive Vice President Director PT AHM.

    Jadi jangan heran bila beberapa penyesuaian untuk menciptakan ruang yang lega di bawah jok dilakukan. Antara lain dengan memindahkan posisi aki dan air filter ke bagian depan. 
    Untuk desain awal Honda Supra X 125 Helm In silahkan lihat gambar-gambar yang sempat di tunjukan Honda pada proses launching beberapa hari yang lalu. Garis-garis bodi yang dominan dengan lengkung dinamis membuktikan kalau varian ini memang segaja didesain sebagai bebek elegan.

    Tapi desain lampu senja dan belakang yang membentuk iluminasi huruf X membuat penampilannya tetap tampil modern. Keren kan!

    Penulis : Popo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Honda 


    (sumber : http://motorplus.otomotifnet.com/)

    WAVE SPROCKET

    Model Gir sproket Terbaru dari Sunstar Manufacturing Indonesia!!!
    Selama ini kita hanya mengenal gir dengan variasi bahan, ada baja, alloy alumunium, bahkan alloy titanium, sedangkan bentuknya ya gitu-gitu aja datar-datar aja.
    Kemarin di JMS liat gir dengan desain baru, agak tidak lazim, untuk mamangkas bobot biasanya kita mamakai gir tipis, setau saya gir yang ada lokalan paling tipis ukuran 415, buatan merk part racing. Dengan penampang yang tipis otomatis kekuatannya berkurang, makanya di antisipasi dengan material exotis seperti titanium, dan pasti harganya jadi mahal.
    Nah dengan gir ini, bahan dasar plat yang di gunakan lebih tipis dari standar, tapi kekuatannya setara dengan menggunakan material yang lebih tebal.. bila kita lihat permukaan gir ini, terlihat bergelombang, tujuannya tiada lain untuk menyiasati pemakaian plat tipis tadi, sehuingga kekeutaan tetap terjaga.
    Tinggal tunggu harganya nih, lumayan buat ngentengain bobot..