PILIHAN STAGE 1-3 UNTUK UPGRADE HEAD SILINDER HONDA SUPRA X 125

Bagi penyuka kecepatan, pembenahan kepala si­lin­der Honda Supra X 125 atau Karisma 125 jadi solusi menyenangkan. Pilihan atau stage rombakan bisa sesuai kebutuhan.

“Mau ekstrem, pakai klep mobil atau sekadar upgrade pakai klep motor lain,” jelas Indra Putra Laksana dari 35 Workshop di Ciganjur, Jaksel.

Tentu stage modifikasi sangat bergantung budget yang dikeluarkan. Semakin tinggi stage, biaya juga lebih besar.

“Rombakan klep mobil atau stage 3 menuntut pengerjaan lebih banyak pula,” terang Erwin Oei, spesialis modifikasi kepala silinder di daerah Ciputat, Tangerang.
Material bos klep juga menentukan harga
Pilihan klep besar sesuai kebutuhan

Las Dan Cor
Upgrade kepala silinder harus pas. Tak boleh terlalu ekstrem tapi jangan nanggung. Makanya rombakan head sangat bergantung dari kapasitas silinder. Semisal volume silinder tak lebih dari 150 cc, sebaiknya gunakan klep inlet dan exhaust dari Suzuki Shogun yang berdiameter 25,5 (in) dan 21,5 mm (ex).

Berbanding lurus dengan itu, bila ‘modif’ mesin sudah di atas 200 cc, silakan pakai klep besar seperti Toyota Camry yang berdiameter 33 mm (in) dan 29 mm (ex). Atau seri ‘EE’ berdiameter 31 mm (in) dan 25,5 mm (ex). Harap diperhatikan proses pengerjaannya agar hasil presisi.

Untuk alasan itu, Akiang, panggilan akrab Erwin, memberi tips seputar kepala silinder Karisma. Posisi klep yang berseberangan (crossed-type), mewajibkan penggeseran lubang klep dan valve sitting agar klep besar tadi bisa duduk manis. Proses pengerjaan meliputi pembuatan bos klep hingga pergeseran derajat dudukan (bibir) klep.

Tak hanya membuat ‘rumah’ baru untuk dua buah batang klep yang dikerjakan dengan api las, bos klep model ulir yang memakai material bronze atau kuningan ikut dipersiapkan. “Nantinya, bos klep model ulir terpasang ke kepala silinder dengan cara diputar layaknya memasang mur,” terang Akiang.

Namun hal ini tak berlaku bila diameter payung klep masih kriteria stage 1. Pengerjaan rumah bibir klep hanya sebatas pembesaran dengan mesin cutting khusus. Rumah batang klep tak perlu geser dengan menutup lubang lama (dicor) dan membuat lubang baru. “Makanya biaya juga relatif murah,” terang Akiang.

Sebagai perbandingan saja, merombak diameter klep dengan yang lebih besar (25,5 dan 21,5 mm), kena biaya sekitar Rp 300 ribu di luar belanja klep (Rp 80 ribu).

Sementara pemakaian klep mobil alias stage 3 bisa memakan biaya modifikasi antara Rp 500-700 ribu tergantung spesifikasi dan material (bahan) yang digunakan. Klep Toyota Camry bisa mencapai Rp 180 ribu dan klep seri ‘EE’ dipatok sekitar Rp 190 ribu.

Penulis/Foto: KL:X / Aant, KLX