TIPS MEMILIH PIRINGAN CAKRAM / DISC BRAKE MOTOR

Bikers jangan main-main soal pengaplikasian rem pada sepeda motor. Karena komponen ini sangat penting bagi keselamatan. Bisa dibayangkan apabila dikecepatan tinggi tiba-tiba alat penghenti laju ini tidak berfungsi. Wah, bisa jadi malapetaka tuh! Apalagi bagi para pengguna rem tromol yang kurang diakui kinerja pengeremannya. Walah..ati-ati ah. Untuk itu, sekarang ini banyak Bikers yang mengaplikasi model pengereman cakram pada tunggangannya. Tapi kadang-kadang Bikers bingung memilih piringan cakram yang cocok buat motornya. Apakah memilih diameter yang lebar atau yang kecil, yang bisa buat pengereman maksimal? Bingung kan? Oke, kali ini akan bahas pilihan disc brake buat Bikers only!

1. Piringan Cakram Lebar
Piringan ini biasanya dijual di toko-toko aksesoris dengan lebar yang bervariasi. Dengan lebih besarnya piringan cakram, daya cengkram kaliper akan lebih besar menimbulkan efek gesekan penghentian. Oleh karena itu, piringan cakram ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada motor yang punya cc besar. Tapi piringan ini kurang cocok untuk motor ber-cc rendah. Bila dipaksakan untuk cc rendah, bisa-bisa dalam pengereman yang terlalu pakem akan membuat Bikers tidak bisa menstabilkan kendali motor dan bisa berbuah kecelakaan.
2. Piringan Cakram Standar
Piringan standar maksudnya adalah piringan cakram dengan ukuran pabrikan yang sudah disesuaikan dengan laju motor Bikers. Menurut pabrikan, inilah piringan cakram yang cocok digunakan. Karena biaanya setiap pabrikan motor selalu membedakan ukuran cakram antara cc besar dan kecil. Hal ini untuk menopang penghentian laju kendaraan yang harus disesuaikan dengan daya cengkram pengereman oleh kaliper. Selain sudah teruji kelayakannya, piringan cakram standar bisa membuat Bikers aman dalam berkendara.

3. Piringan Cakram Orbital (super lebar)
Piringan cakram ini biasanya mempunyai ukuran selebar velg. Untuk dudukannya mengandalkan bibir velg yang direkatkan dengan baut-baut kecil. Dilihat dari tampilan, memang piringan cakram ini terlihat sangat elegan dan enak dipandang mata. Akan tetapi untuk hal keselamatan, cakram ini kurang dianjurkan karena kurang stabil dalam pengereman mendadak yang dapat mengakibatkanhandling jadi “oleng”. Jadi, piringan ini  just for modification only.

Terkadang Bikers suka salah mengartikan fungsi piringan cakram. Masih banyak yang berasumsi lebarnya piringan cakram akan membantu daya pengereman. Memang kehadiran rem cakram dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik dan stabil saat menghentikan laju kendaraan. Tapi bila Bikers salah mencaplok piringan cakram, bisa jadi malapetaka. Bikers harus bisa memilih piringan cakram sesuai dengan kebutuhan daya pengereman motor bikers sendiri. Jadi pintar-pintar lah bikers memilih piringan cakram demi keselamatan!!!!